BAB 01
Belajar tanpa kunci jawaban
Sebagian besar contoh machine learning yang beredar adalah soal dengan kunci jawaban. Ada data harga rumah beserta harga jualnya yang sebenarnya, ada foto beserta keterangan 'kucing' atau 'anjing'. Model belajar dengan menebak, dibandingkan dengan jawaban benar, lalu memperbaiki tebakannya. Cara kerja itu disebut supervised learning — ada yang mengawasi.
Clustering berdiri di sisi sebaliknya. Tidak ada kunci jawaban. Yang ada hanya empat puluh lima emiten dengan lima angka masing-masing, dan satu pertanyaan: mana yang berperilaku serupa? Tidak seorang pun pernah menempelkan label 'agresif' atau 'defensif' pada BBCA. Label itu justru hasil akhir yang ingin ditemukan, bukan bahan yang tersedia di awal.
Konsekuensi keduanya lebih halus: hasil pengelompokan tidak pernah tunggal benar. Mengubah fitur yang dipakai, satuan pengukurannya, atau jumlah kelompok yang diminta akan menghasilkan peta yang berbeda — dan semuanya sama-sama sah secara matematis. Itulah sebabnya bab-bab berikutnya menghabiskan begitu banyak halaman untuk membenarkan pilihan, bukan cuma menjalankan algoritma.